Apa saja jenis-jenis
profesi di bidang IT dan deskripsi kerjanya ?
1. Programmer adalah orang yang membuat suatu
aplikasi untuk client/user baik untuk perusahaan, instansi ataupun perorangan.
Tugas : Membuat
program baik aplikasi maupun system operasi dengan menggunakan bahasa
pemrograman yang ada.
Deskripsi kerja :
· Mengambil bagian dalam pengembangan dan
integrasi perangkat lunak.
· Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam
pengembangan perangkat lunak.
· Menerima permintaan user untuk masalah-masalah
yang harus diselesaikan.
· Menyediaakan dukungan dan penyelesaian masalah
konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal.
· Bertanggung jawab atas kepuasan terkini
pelanggan.
· Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dan
tanggung jawab yang diminta, seperti dalam sertifikat dan menuruti rencana
dasar perusahaan untuk membangun kecakapan dalam portofolio produk.
· Mengerjakan macam-macam tugas terkait seperti
yang diberikan.
· Membentuk kekompakan maksimum dalam perusahaan
bersama dengan rekan-rekan dalam perusahaan.
2. IT Support merupakan pekerjaan IT yang
mengharuskan seseorang bisa mengatasi masalah umum yang terjadi pada komputer
seperti install software, perbaikan hardware dan membuat jaringan komputer.
Profesi ini cukup mudah dilakukan karena bisa dilakukan secara otodidak tanpa
memerlukan pendidikan khusus.
Tugas: Install
software, memperbaiki hardware, membuat jaringan.
Deskripsi kerja :
· Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan
permintaan bantuan IT.
· Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain
yang berhubungan dengan hal tersebut.
· Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan
harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan
termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll.
· Korespondensi dengan penyedia jasa eksternal
termasuk Internet Service Provider, penyedia jasa Email, hardware, dan software
supplier, dll.
· Mengatur penawaran harga barang dan tanda
terima dengan supplier untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT.
· Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan
untuk pembuatan laporan departement regular.
3. Software Engineer adalah mereka yang memiliki
keahlian untuk memproduksi perangkat lunak mulai dari tahap awal spesifikasi
sistem sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.
Tugas: Merancang dan
menerapkan metode terbaik dalam pengembangan proyek software.
4. Database Administrator adalah mereka yang
memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara dan memperbaiki
database.
Tugas: Menginstal
perangkat lunak baru, mengkonfigurasi hardware dan software dengan sistem
administrator, mengelola keamanan database, Analisa data di database
Kualifikasi:
Kualifikasi:
· Menguasai teknologi database seperti Oracle,
Sybase, DB2, MS Access serta Sistem Operasi
· Menguasai teknologi server dan storage.
5. Web Administrator adalah seseorang yang
bertanggung jawab secara teknis terhadap operasional sebuah situs atau website.
Tugas: Menjaga
kelancaran akses situs (instalasi dan konfigurasi sistem), merawat hosting dan
domain, mengatur keamanan server dan firewall dan mengatur akun dan kata sandi
untuk admin serta user.
Deskripsi kerja :
· Back up atau memodifikasi aplikasi dan data
yang terkait untuk menyediakan pemulihan kerusakan.
· Menentukan sumber halaman web atau masalah
server, dan mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.
· Meninjau atau memperbarui konten halaman web
atau link pada waktu yang tepat, menggunakan tool-tool.
· Memonitor sistem untuk intrusi atau serangan
denial of service, dan melaporkan pelanggaran keamanan untuk personil yang
tepat.
· Menerapkan langkah-langkah keamanan situs web,
seperti firewall atau enkripsi pesan.
· Mengelola internet / intranet infrastruktur,
termasuk komponen seperti web, file transfer protocol (FTP), berita dan server
mail.
· Berkolaborasi dengan tim pengembangan untuk
membahas, menganalisis, atau menyelesaikan masalah kegunaan.
· Test backup atau pemulihan rencana secara
teratur dan menyelesaikan masalah.
· Memonitor perkembangan web melalui pendidikan
berkelanjutan, membaca, atau partisipasi dalam konferensi profesional,
workshop, atau kelompok.
· Menerapkan update, upgrade, dan patch pada
waktu yang tepat untuk membatasi hilangnya layanan.
6. Web Developer adalah mereka yang memiliki
keahlian untuk memberikan konsultasi pembangunan sebuah situs dengan konsep
yang telah ditentukan.
Tugas: Menganalisa
kebutuhan sistem, merancang web atau situs (desain dan program), mengaktifkan
domain dan hosting, dan pemeliharaan situs dan promosi.
Deskripsi kerja :
· Mendesain, membangun, atau memelihara situs
web, menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat
manajemen, dan media digital.
· Melakukan atau update situs web langsung.
· Menulis, desain, atau mengedit konten halaman
web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
· Berunding dengan tim manajemen atau
pengembangan untuk memprioritaskan kebutuhan, menyelesaikan konflik,
mengembangkan kriteria konten, atau memilih solusi.
· Back-up file dari situs web untuk direktori
lokal untuk pemulihan instan dalam kasus masalah.
· Mengidentifikasi masalah yang ditemukan oleh
umpan balik pengujian atau pelanggan, dan memperbaiki masalah masalah atau
merujuk pada personalia yang tepat untuk koreksi.
· Evaluasi kode untuk memastikan bahwa itu
adalah sah, benar terstruktur, memenuhi standar industri dan kompatibel dengan
browser, perangkat, atau sistem operasi.
· Menjaga pemahaman teknologi web saat ini atau
praktek pemrograman melalui melanjutkan pendidikan, membaca, atau partisipasi
dalam konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
· Menganalisis kebutuhan pengguna untuk
menentukan persyaratan teknis.
· Mengembangkan atau memvalidasi tes routine dan
jadwal untuk memastikan bahwa uji kasus meniru antarmuka eksternal dan alamat
semua jenis browser dan perangkat.
7. Web Designer adalah mereka yang memiliki
keahlian dalam membuat design atraktif dan menarik untuk situs serta design
untuk kepentingan promosi situs secara visual.
Tugas: Mendesain
tampilan situs dan memastikan tampilan gambar berfungsi ketika ditambahkan
bahasa pemrograman.
Kualifikasi:
· Menguasai HTML, CSS dan XHTML
· Menguasai Adobe Photoshop & Illustrator
· Memiliki jiwa seni dan harus kreatif
8. Network Engineer adalah orang yang
berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada
troubleshooting-nya.
Tugas : Membuat
jaringan untuk perusahaan atau instansi, mengatur email, anti spam dan virus
protection, melakukan pengaturan user account, izin dan kata sandi
mengawasi penggunaan jaringan.
mengawasi penggunaan jaringan.
Deskripsi kerja :
· Maintenance LAN dan Koneksi Internet
· Maintenance hardware
· Maintenance database dan file
· Help Desk
· Inventory
9. System Analyst adalah orang yang memiliki
keahlian untuk menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari
menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi
kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
Tugas : Mengembangkan
perangkat lunak/software dalam tahapan requirement, design dan construction,
membuat dokumen requirement dan desain software berdasarkan jenis bisnis
customer dan membangun framework untuk digunakan dalam pengembangan software
oleh programmer.
Deskripsi kerja :
· Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan
evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem.
· Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi,
troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade sistem pengoperasian.
· Melakukan analisis dan evaluasi terhadap
prosedur bisnis yang ada maupun yang sedang diajukan atau terhadap kendala yang
ada untuk memenuhi keperluan data processing.
· Mempersiapkan flowchart dan diagram yang
menggambarkan kemampuan dan proses dari sistem yang digunakan.
· Melakukan riset dan rekomendasi untuk
pembelian, penggunaan, dan pembangunan hardware dan software.
· Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware,
software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi
komponen.
· Memilih prosedur yang tepat dan mencari
support ketika terjadi kesalahan, dan panduan yang ada tidak mencukupi, atau
timbul permasalahan besar yang tidak terduga.
· Mencatat dan memelihara laporan tentang
perlengkapan perangkat keras dan lunak, lisensi situs dan/ atau server, serta
akses dan security pengguna.
· Mencari alternatif untuk mengoptimalkan
penggunaan komputer.
· Mampu bekerja sebagai bagian dari team,
misalnya dalam hal jaringan, guna menjamin konektivitas dan keserasian proses
di antara sistem yang ada.
· Mencatat dan menyimpan dokumentasi atas
sistem.
· Melakukan riset yang bersifat teknis atas
system upgrade untuk menentukan feasibility, biaya dan waktu, serta kesesuaian
dengan sistem yang ada.
· Menjaga confidentiality atas informasi yang
diproses dan disimpan dalam jaringan
· Mendokumentasikan kekurangan serta solusi
terhadap sistem yang ada sebagai catatan untuk masa yang akan datang.
Apa saja standar
profesi di Indonesia dan regional ?
Saat ini Teknologi
Informasi (TI) berkembang sangat pesat. Secara tidak langsung dinamika industri
di bidang ini juga meningkat dan menuntut para profesionalnya rutin dan
berkesinambungan mengikuti aktifitas menambah ketrampilan dan pengetahuan baru.
Perkembangan industri TI ini membutuhkan suatu formalisasi yang lebih baik dan
tepat mengenai pekerjaan profesi yang berkaitan dengan keahlian dan fungsi dari
tiap jabatannya. Hal ini menimbulkan kebutuhan untuk dibentuknya suatu standar
profesi di bidang tersebut. Para profesional TI, sudah sejak lama mengharapkan
adanya suatu standar kemampuan yang kontinyu dalam profesi tersebut. Masih
banyaknya pekerjaan yang belum adanya standardisasi dan sertifikasi Profesi IT
di indonesia, dikarenakan Standardisasi Profesi IT yang diperlukan Indonesia
adalah standar yang lengkap, dimana semua kemampuan profesi IT di bidangnya
harus di kuasai tanpa kecuali, profesi IT seseorang mempunyai kemampuan, dan
keahlian yang berbeda dengan bidang yang berbeda-beda, tapi perusahaan
membutuhkan sebuah Pekerja IT yang bisa di semua bidang, dapat dilihat dari
sebuh lowongan kerja yang mencari persyaratan dengan kriteria yang lengkap yang
dibutuhkan perusahaan.
Sertifikasi berbeda
dengan ujian, lisensi ataupun registrasi. Registrasi mungkin berguna untuk
statistik, tetapi tidak praktis untuk diterapkan akan lebih bermanfaat dengan
sertifikasi. Untuk sertifikasi, inisiatif harus lahir dari sektor industri dan
untuk bidang teknologi informasi sebaiknya berfokus pada model SRIG-PS (Special
Regional Interest Group on Profesional Standardisation).
Sertikasi pada model
SRIG-PS berbeda dengan badan lain seperti IEEE (Institute of Electrical and
Electronics Engineers). Sertifikasi pada model SRIG-PS adalah independen,
obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau
lebih area di teknologi informasi. Sedangkan sertifikasi IEEE adalah suatu
jaminan tertulis, yang merupakan suatu demonstrasi formal yang merupakan konfirmasi
dan merupakan suatu sistem atau komponen dari suatu persyaratan tertentu dan
diterima untuk keperluan operasi. Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :
· Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas
tinggi,
· Membentuk standar kerja TI yang tinggi,
· Pengembangan profesional yang
berkesinambungan. Sedangkan bagi tenaga TI profesional tersebut
· Sertifikasi ini merupakan pengakuan akan
pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, gaji),
· Perencanaan karir
· Profesional development
· Meningkatkan international marketability. Ini
sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada
perusahaan multinasional, perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah
dapat menunjukkan sertifikat tersebut.
SARAN
Di jaman
yang sudah modern ini dimana teknologi memberikan efek efek positif dalam dunia
bisnis diharapkan masyarakat menggunakannya untuk terjun langsung dalam dunia
bisnis, dan memasarkannya lewat internet dan juga dalam bidang penawaran jasa, dan masih
banyak lagi peluang-peluang bisnis yang dikarenakan efek dari pesatnya
perkembangan teknologi pada saat ini, sehingga tidak ada salahnya kawan-kawan
sekalian untuk mencoba ikut terjun dalam bisnis dibidang ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar